Monday, December 20, 2010

Christmas with Christ: Arti sebuah nama


God sometimes gives a sign to good and bad people, to anyone who will accept it and to those will reject it.
It's delivered to the people who are ready and those who are not.
What is it for?
For giving us time to reflect and make a right decision
To help us to choose better
Give us opportunity to receive the truth and deliver the truth to others


Tanda dari Allah menyertai hidup kita adalah seorang perawan mengandung dan melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama “Immanuel”, artinya Allah beserta kita.
Apakah kita bisa menerima ‘tanda itu’?
Apakah kita percaya dengan ‘tanda’ itu?
Bila jawabannya adalah ‘ya’, apakah ada bukti jejak penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup kita?

Setiap nama selalu punya arti dan latar belakang. Ijinkanku menceritakan asal mula dari pemberian namaku: Yurika Agustina.
Nama itu adalah nama dua teman ibuku di usia muda. Yurike dan Agustina. Yurike adalah dara cantik dan penuh semangat hidup. Hanya nasibnya kurang beruntung. Dia memilih untuk menikahi seorang pria yang memiliki banyak isteri dan wanita simpanan. Namun atas nama cinta, akhirnya Yurike memutuskan untuk tetap menikahi pria itu yang sampai akhir hidupnya tidak memberi keturunan karena dia diminta untuk membuang kandungannya berhubung pria tersebut sudah memiliki cukup banyak keturunan. Oleh karena begitu tersentuh dan simpati dengan perjalanan hidup temannya itu, maka ibuku memakai namanya untukku, namun diubahnya sedikit pada huruf vokal dibelakang, maka jadilah nama depanku, bukan Yurike tapi Yurika. Penemuan ini tidak membuat hatiku senang namun malah ketakutan karena kuatir aku memiliki kisah hidup seperti sahabat ibuku itu, namun cukup melegakan bahwa ibuku memilih akhiran namaku bukan "e" tapi "a". Bukan "Yurike" TAPI "Yurika" :))

Agustina adalah seorang gadis Timor yang sekolah di Jawa. Dia cantik, pintar, enerjik dan juga penuh semangat. Sebagai ungkapan persahabatan yang indah antara mereka berdua, maka ibuku mengambil keputusan memakai namanya buat anak pertamanya, yang wanita, cantik (ehem hehehe…) dan harapan beliau nantinya akan sepintar dan se-enerjik sababatnya itu.
Ironisnya, waktu kecil sampai remaja aku tidak menyukai namaku sendiri. Pertama karena di lingkungan tempatku bertumbuh, tidak ada yang memakai salah satu dari nama itu. Kebanyakan teman-temanku memiliki nama yang familiar. Nama mereka memang banyak dipakai oleh para orang tua yang memberi nama anak-anaknya. Ada yang artinya ‘sungguh kaya’ ada yang artinya ‘baik hati’, ada pula yang artinya ‘sangat berbudi’. Namaku tidak punya terjemahan arti yang bisa membuatku bangga kala itu.

Sampai ketika aku mulai membaca kitab suci. Ternyata nama punya arti yang khusus. “Immanuel” artinya Tuhan beserta kita. Tuhan tak akan pernah meninggalkan kita. Dia akan setia bersama kita sampai pada akhir hidup kita. Nama menjadi penting. Maka akupun mulai merenungkan arti namaku sendiri. Mulai mencari apa arti namaku sesungguhnya. Akhirnya kutemukan arti namaku dalam bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Ternyata artinya sungguh baik, menyenangkan dan membangun.

Yurika, dalam bahasa Inggris artinya "I have found it!!", adalah sebuah teriakan sukacita karena sudah menemukan sesuatu yang berharga, yang dicari-cari dengan segenap tenaga, daya dan upaya: “Eureka!!”. Seorang imam Australia di Perth menjelaskan tentang arti namaku itu, pada suatu hari selesai mengikuti perayaan ekaristi hari minggu . Aku senang dengan kenyataan ini, karena ternyata cocok sekali dengan perjalanan imanku. Sang Immanuel-lah yang terlebih dahulu menemukan aku, menganggapku begitu berharga untuk ditemukan sehingga Dia perlu turun ke dunia, menjadi sama dengan manusia. Dia membayar segala dosa manusia di atas kayu salib-Nya dan pada waktunya menyentuh hatiku pada meja belajar ketika aku masih SMA. Aku telah ditemukan oleh-Nya dan Dia telah kutemukan.
Yurika!!
Eureka!!

Ketika membantu sebuah retret di Sabah, Malaysia baru kutemukan arti dari nama Agustina sesungguhnya. Pertama, itu adalah nama seorang pujangga gereja terkenal St. Agustinus. Yang lewat karya-karyanya sungguh memberkati Gereja sampai hari ini. Dan imam dari India itu – yang juga bernama Father Augustine – menjelaskan arti nama kami, yaitu berarti “memiliki hati seperti singa”. Wow!!

Aku senang dengan arti nama itu.

Aku lahir di bulan Agustus

Aku jatuh cinta dengan film Lion King

Aku suka dengan tokoh Aslan dalam Narnia

Meskipun bila aku melihat hidupku ke belakang, sama sekali tidak sebanding dengan hati seperti singa. Aku begitu pemalu, tidak pernah mau keluar dari zona nyaman dalam hidupku, tidak suka tantangan, dan mudah menyerah oleh keadaan. Sungguh jauh dari arti ‘memiliki hati seperti singa’. Harus kuakui bahwa aku tidak pantas menyandang nama itu.

Namun perlahan tapi pasti Sang Immanuel menuntun langkahku. Aku berjalan dengan tertatih. Dia menyertaiku saat up and down juga shake-shake hidupku. Dia setia, membawa aku ke tempat-tempa dimana pandangan-pandanganku dibukakan, diberi kehausan bahwa aku bisa lebih baik dari keadaanku saat ini, bahwa Dia akan menolongku. Akhirnya lewat cobaan, tantangan, penderitaan, kegagalan, kejatuhan dan godaan aku ditempa, ditempa dan ditempa. Namun Dia selalu setia menolong dan menemani perjalananku. Sampai hari ini aku mengerti apa arti memiliki hati seperti singa.
Bukan berarti hati yang tamak
Bukan hati yang sombong
Bukan hati yang keras

Namun hati yang ditaklukkan oleh seorang pribadi yang dilahirkan oleh seorang perawan di sebuah palungan ribuan tahun yang lalu.
Hati yang berani untuk mau melihat ‘tanda’ itu
Hati yang berani untuk mau terbuka dan menerima ‘tanda’ itu
Hati yang berani untuk mau mendengar suara Immanuel
Hati yang berani untuk mau percaya

Let the spirit of Christmas draws us to the person who is called Immanuel.







Ilustraion is taken from google images.

2 comments:

cerita audi said...

WOW!!!!! Tante Rika, tulisan ini bagus sekali. Bisa menyadarkan kita akan betapa baiknya orangtua kita, yg memberikan kita nama dengan arti yg bagus. thx atas tulisannya

Yurika Agustina said...

Terima kasih Audi atas komentarmu.
Selamat natal dan tahun baru bagimu dan keluarga ya.