Sunday, January 2, 2011

SNACK AFTER LUNCH : 14All, All41

Saat sebelum tidur dan saat ketika kita membuka mata adalah saat-saat yang paling mampu menggambarkan apa yang ada dalam pikiran, apa yang dialami, dan dirasakan sepanjang hari yang lalu. Bila seharian bergelut dengan emosi yang tinggi, stress yang bertubi dan kesedihan yang menderu maka bila pada penghujung hari itu tidak memiliki kesempatan untuk membereskan diri bersama Tuhan, bisa dibayangkan apa yang akan dirasakan saat membuka mata keesokan harinya.

Kebiasaan untuk senantiasa mengikut-sertakan Tuhan dalam perjalanan harian akan sungguh membuat hidup menjadi lebih ringan dan optimis. Walaupun bukan berarti akan terbebas dari mengalami kesulitan sama sekali atau semua selalu berjalan dengan sempurna. Kata ‘Immanuel” – Tuhan menyertai kita – bukanlah sebuah slogan atau propaganda, bukan juga sebuah ‘magic word’ dalam dunia sulapan, melainkan sebuah janji, peneguhan, dan kepastian.
Namun tetap kita diminta bukan menjadi orang yang pasif dan memiliki mental pengemis. Tuhan selalu ingin kita menjadi milik-Nya yang aktif, proaktif, produktif dan professional dalam menjalani hidup. Kita diajak untuk ambil bagian dalam janji penyertaan Tuhan di sepanjang tahun 2011 ini, namun sekaligus diundang untuk menjadi aktif menghadirkan Tuhan yang menyertai itu dalam tiap langkah-langkah hidup, dalam tiap tarikan nafas, dalam tiap gerakan kegiatan. Allah selalu ingin ambil bagian dalam rencana penyelamatan umat-Nya namun Dia juga mau agar kita mewujudkan kehadiran-Nya dalam dinamika keseharian kita.

“ The secret is that by means of the gospel we have a part of God’s blessings. We are members of the same body and share in promise that God made through Christ Jesus “

Sebuah rahasia yang sudah bukan rahasia lagi bahwa Allah ingin terlibat dalam karya keselamatan dunia.
Ada berkat setiap kali kita melibatkan Dia dalam gerak hidup kita. ada janji yang bisa kita nikmati dalam perjalanan di tahun ini. Sebagaimana Dia adalah terang bagi manusia dan dunia, maka kitapun diundang untuk menjadi terang bagi sesama manusia dan juga dunia. Kita bersama Tuhan dan Dia bersama kita: one for all and all for one.

Apakah sebuah optimisme yang sedang mendorong kita masuk ke tahun ini?

Ataukan sebuah ketakutan akan kegagalan ?

Orang-orang besar adalah mereka yang diberi tanggung jawab, kemampuan dan kekuatan yang besar pula untuk membuat perbedaan dalam hidup sesamanya, komunitasnya, lingkungan, wilayah, bangsa dan dunianya. Great people with great power and responsibility will always be followed by great temptation. Namun tentu saja tidak perlu menjadi takut untuk menjadi yang terbaik dalam hidup karena God is always the greatest of all. He will pour out His grace upon the people who wants to do His will.

Meskipun jujurnya kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan, namun syukurnya kita tahu bahwa Allah di pihak kita. Dia ada di masa lalu kita, di masa kini dan masa depan kita.

Arise and shine like the sun, the glory of the LORD is shining on you!
On you the light of the LORD will shine, the brightness of his presence will be with you
You will tremble with excitement


Oleh sebab itu, marilah kita menutup setiap hari di tahun ini dengan mempraktekkan tradisi suci, yaitu bersama Tuhan dan di dalam Tuhan dan bagi Tuhan.
Caranya?
Bisa dengan menutup setiap hari dengan melakukan langkah-langkah kecil seperti mensyukuri segala sesuatu yang baik maupun hal-hal kurang baik yang terjadi sepanjang hari itu, lalu minta ampun atas segala kesalahan atau kelemahan yang kita lakukan dengan mohon pengampunan serta juga melepaskan pengampunan bagi mereka yang melukai, kemudian ditutup dengan meminta anugerah bagi perjalanan esok hari.

Bila pepatah berkata bahwa life is an adventure, maka bersyukurlah bahwa kita tidak berpetualang sendirian.

Bila lagu berkata bahwa dunia ini adalah panggung sandiwara, maka bersyukurlah bahwa kita diundang berperan sebagai tokoh terang - pemeran utama - di dalamnya. Dimana penulis cerita adalah kita sendiri bersama Tuhan.

Bila dikatakan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan, maka kita tidak berjalan sendirian. Ada Roh Kudus membimbing kita, malaikat Tuhan menjaga kita, bunda Maria dan para kudus mendoakan kita, belum lagi keluarga, sahabat, teman bersama-sama kita.

Kita adalah orang-orang yang beruntung, berharga dan dibutuhkan oleh dunia ini. Marilah terus memberi karena ketika kita memberi dengan sukacita, maka kita akan menerima anugerah melimpah dari Surga.


“ …when they saw the child with his mother Mary, they knelt down and worshiped him. They brought out their gifts of gold, frankincense, and myrrh, and presented them to him “




0 comments: